Diposting pada
LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol buruk akan terakumulasi dalam arteri dan meningkatkan risiko penyakit jantung. Asam asetat merupakan komponen penting yang telah terbukti mengurangi LDL dan trigliserida, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung secara keseluruhan.

Kolesterol merupakan senyawa sterol (gabungan antara senyawa steroid dan alkohol) dan lemak yang secara normal diproduksi dalam tubuh dan mempunyai banyak fungsi penting.

Tubuh sebenarnya membutuhkan kolesterol untuk bertahan hidup. Namun bila jumlahnya berlebihan, akan terjadi peningkatan risiko jantung dan stroke, karena terjadi penumpukan di pembuluh darah.

Cuka sari apel merupakan bumbu dapur yang juga banyak bermanfaat untuk kesehatan. Cuka ini telah terbukti dapat menurunkan kadar gula darah dan mengurangi nafsu makan, sehingga sangat cocok untuk orang yang mengalami obesitas (kegemukan).

Dilansir Ehow, banyaknya manfaat cuka sari apel karena cuka ini mengandung serat larut yang dapat menyerap kolesterol jahat dan lemak dalam tubuh. Serat larut ini juga menambahkan massa yang akan membuat Anda kenyang lebih lama, sehingga menghindari orang untuk makan banyak.

Selain itu, cuka sari apel juga mengandung asam amino yang dapat menetralkan kolesterol jahat dan membantu mengeluarkannya dari tubuh dengan sendirinya.

Cara mengkonsumsi cuka apel:
Encerkan 1 sendok teh cuka apel dalam 1 gelas air dan meminumnya 5 – 10 menit sebelum makan. Cuka apel dapat dikonsumsi dua kali sehari, sebelum makan siang dan makan malam. Anda juga dapat mengganti dressing salad dengan cuka apel dan menambahkan beberapa merica, bawang putih, dan peterseli untuk meningkatkan rasa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *